Kediri β Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika (HIMADITI) tahun 2026 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menggandeng Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) sebagai mitra strategis dalam upaya meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Kegiatan yang berlangsung dengan antusias ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya perlindungan HKI, seperti merek dagang, hak cipta, dan desain produk. Materi disampaikan langsung oleh narasumber dari BRIDA yang berpengalaman dalam pendampingan inovasi dan legalitas usaha.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa pemahaman HKI menjadi aspek penting bagi UMKM agar mampu bersaing secara berkelanjutan. βBanyak pelaku UMKM yang memiliki produk unggulan, namun belum menyadari pentingnya perlindungan hukum atas karya dan merek mereka. Melalui kegiatan ini, kami berharap UMKM di Desa Sidomulyo dapat lebih siap menghadapi persaingan pasar,β ujarnya.
Dalam pemaparannya, pihak BRIDA menjelaskan jenis-jenis HKI yang relevan bagi UMKM, prosedur pendaftaran HKI, serta manfaat jangka panjang yang dapat diperoleh. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan usaha mereka.
Kepala Desa Sidomulyo mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh HIMADITI. Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat desa merupakan langkah positif dalam mendorong peningkatan kapasitas UMKM lokal. βKami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,β ungkapnya.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, HIMADITI 2026 menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung di tengah masyarakat. Kolaborasi dengan BRIDA diharapkan mampu menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Sidomulyo untuk lebih sadar hukum, inovatif, dan berdaya saing.
Kegiatan yang berlangsung dengan antusias ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya perlindungan HKI, seperti merek dagang, hak cipta, dan desain produk. Materi disampaikan langsung oleh narasumber dari BRIDA yang berpengalaman dalam pendampingan inovasi dan legalitas usaha.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa pemahaman HKI menjadi aspek penting bagi UMKM agar mampu bersaing secara berkelanjutan. βBanyak pelaku UMKM yang memiliki produk unggulan, namun belum menyadari pentingnya perlindungan hukum atas karya dan merek mereka. Melalui kegiatan ini, kami berharap UMKM di Desa Sidomulyo dapat lebih siap menghadapi persaingan pasar,β ujarnya.
Dalam pemaparannya, pihak BRIDA menjelaskan jenis-jenis HKI yang relevan bagi UMKM, prosedur pendaftaran HKI, serta manfaat jangka panjang yang dapat diperoleh. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan usaha mereka.
Kepala Desa Sidomulyo mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh HIMADITI. Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat desa merupakan langkah positif dalam mendorong peningkatan kapasitas UMKM lokal. βKami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,β ungkapnya.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, HIMADITI 2026 menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung di tengah masyarakat. Kolaborasi dengan BRIDA diharapkan mampu menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Sidomulyo untuk lebih sadar hukum, inovatif, dan berdaya saing.